Recent Blog post

Archive for February 2022

      HASIL OBSERVASI LINGKUNGAN SMPN 1 WONOSARI      



Anggota: 

1) Tariq Abrar Fadlullah (27)

2) Wiliam Nehavtanu Dachi (29) 

3) Gadiza Puspa Kirana (12)

4) Natasya Putri A ndriyani (22)

Kelas : 7G 

HASIL OBSERVASI LINGKUNGAN SMPN 1 WONOSARI

Thursday, February 17, 2022
0

                    CARA MEMBUAT SEL TUMBUHAN






NAMA:  Natasya Putri Andriyani 

KELAS: 7G

NO ABSEN: 22


CARA MEMBUAT SEL TUMBUHAN


 

Penyebab Pencemaran Suara dan Efeknya pada Makhluk Hidup, Berikut Cara Menghindarinya


  •  
  •  

ilustrasi berisik. thehealthsite.com

Merdeka.com - Anda pasti sudah akrab dengan istilah pencemaran lingkungan. Pencemaran lingkungan ini biasa terjadi pada udara, air, dan tanah. Setidaknya ketiga hal tersebut adalah bentuk pencemaran lingkungan yang sering kita dengar. Namun, pernahkah Anda mendengar tentang pencemaran suara? Ya, suara juga dapat menjadi suatu bentuk ancaman bagi makhluk hidup, termasuk manusia.

Tidak seperti bentuk pencemaran lainnya, pencemaran suara tidak bisa kita lihat, tapi menjadi sebuah ancaman nyata, baik di darat maupun di bawah laut. Suara yang dianggap mencemari yaitu suara yang tidak diinginkan atau yang mengganggu sehingga dapat mempengaruhi kesehatan dan kesejahteraan manusia dan organisme lain.

Pencemaran suara dapat menyebabkan gangguan kesehatan bagi manusia dan satwa liar. Dari kebisingan lalu lintas hingga konser musik rock, suara yang keras dapat menyebabkan gangguan pendengaran, stres, dan tekanan darah tinggi. Di laut, suara bising dari kapal dan aktivitas manusia akan berbahaya bagi paus dan lumba-lumba yang bergantung pada kemampuan ekolokasi mereka untuk bertahan hidup.

Penyebab Pencemaran Suara


©Shutterstock/Artens

Dilansir dari laman iberdrola.com, ada beberapa sumber penyebab pencemaran suara. Namun, beberapa penyebab pencemaran suara yang utama antara lain adalah:


  • Lalu lintas. Kebisingan lalu lintas merupakan penyebab pencemaran suara yang paling berpengaruh di kota-kota. Sumber kebisingan ini bisa berasal dari klakson mobil, yang menghasilkan 90 dB dan bus, yang menghasilkan 100 dB.
  • Lalu lintas udara. Selain di jalan raya, kebisingan lalu lintas juga terjadi di udara. Meski jumlah pesawat yang terbang di atas kota lebih sedikit daripada jumlah mobil di jalan, tetapi dampak yang dihasilkannya lebih besar, di mana satu pesawat dapat menghasilkan 130 dB.
  • Situs konstruksi. Konstruksi gedung dan tempat parkir serta pekerjaan pelapisan ulang jalan dan trotoar dapat menjadi penyebab pencemaran suara. Salah satu contohnya adalah bor pneumatic, yang dapat menghasilkan suara hingga 110 dB.
  • Aktivitas malam. Bar dan restoran juga dapat menghasilkan lebih dari 100 dB. Ini termasuk suara bising dari pub dan klub.
  • Hewan. Suara yang dibuat oleh hewan memang tidak diketahui, tetapi anjing yang melolong atau menggonggong, misalnya, dapat menghasilkan suara sekitar 60-80 dB.
  • Gangguan yang Disebabkan Pencemaran Suara

    Disadari atau tidak, pencemaran suara dapat membahayakan kesehatan kita dalam berbagai cara. Dikutip dari environmentalpollutioncenters.org, berikut beberapa gangguan yang bisa muncul akibat polusi suara:

    • Hipertensi. Dalam hal ini merupakan akibat langsung dari polusi suara yang menyebabkan peningkatan kadar darah dalam jangka waktu yang lebih lama.
    • Kehilangan pendengaran dapat secara langsung disebabkan oleh polusi suara, baik mendengarkan musik keras di headphone Anda atau terpapar suara pengeboran keras di tempat kerja, lalu lintas udara atau darat yang padat, atau insiden terpisah di mana tingkat kebisingan mencapai interval berbahaya, seperti sekitar 140 dB untuk dewasa atau 120 dB untuk anak-anak.
    • Gangguan tidur, yang biasanya disebabkan oleh lalu lintas udara atau darat yang terjadi terus-menerus pada malam hari, dan merupakan kondisi serius yang dapat mempengaruhi kinerja sehari-hari dan menyebabkan penyakit serius.
    • Perkembangan anak. Anak-anak tampaknya lebih sensitif terhadap polusi suara, dan sejumlah penyakit terkait polusi suara diketahui memengaruhi anak-anak, mulai dari gangguan pendengaran hingga efek psikologis dan fisik. Selain itu, anak-anak yang secara teratur menggunakan pemutar musik dengan volume tinggi berisiko mengalami gangguan pendengaran.
    • Disfungsi kardiovaskular. Peningkatan tekanan darah akibat polusi suara, terutama pada malam hari, dapat memicu berbagai penyakit kardiovaskular.
    • Demensia. Meski tidak selalu disebabkan oleh polusi suara, tetapi permulaannya dapat dipengaruhi atau diperparah oleh polusi suara.

    Pengaruh Pencemaran Suara pada Satwa dan Kehidupan Laut


    Lautan tidak setenang dari apa yang tampak di permukaan. Ribuan bor minyak, sonar, perangkat survei seismik, perahu rekreasi pantai, dan kapal-kapal kini memenuhi perairan, dan hal itu merupakan penyebab serius dari polusi suara bagi kehidupan laut.


    Paus termasuk yang paling terpengaruh, karena pendengaran mereka membantu dalam menyesuaikan diri, makan, dan berkomunikasi. Adanya polusi suara dapat mengganggu kebiasaan makan, pola reproduksi dan jalur migrasi cetacea (paus dan lumba-lumba), dan bahkan dapat menyebabkan pendarahan dan kematian.

    Selain biota laut, hewan darat juga terkena dampak pencemaran suara berupa kebisingan lalu lintas, petasan dan lain-lainnya. Di udara, burung-burung menjadi korban pencemaran suara akibat dari peningkatan lalu lintas udara.

  • SUMBER ;https://www.merdeka.com/jabar/penyebab-pencemaran-suara-dan-efeknya-pada-makhluk-hidup-berikut-cara-menghindarinya-kln.html



DEFINISI PENCEMARAN SUARA

 

Pengertian Pencemaran Tanah

Foto: Unsplash.com

Pencemaran tanah adalah masuknya bahan-bahan pencemar ke dalam tanah, baik berupa padatan maupun cairan. Menurut FAO (organisasi pangan dan pertanian dunia), ada 20 juta hektar tanah yang terpaksa ditinggalkan karena telah terdegradasi. 

Sangat disayangkan jika hal ini terjadi, mengingat tanah merupakan tempat hidupnya jutaan mikroorganisme yang mampu menunjang kehidupan manusia. Lalu, apa sih yang menyebabkan tanah tercemar?

Penyebab Pencemaran Tanah

Foto: Unsplash.com

Adapun penyebab pencemaran tanah adalah sebagai berikut.

1. Penggunaan pupuk kimia dan pestisida

Penggunaan pupuk kimia dan pestisida secara berlebih dan terus-menerus dapat menyebabkan tanah menjadi asam, sehingga meracuni tanaman itu sendiri dan membunuh mikroorganisme yang terkandung di dalamnya. 

2. Limbah rumah tangga

Limbah rumah tangga seperti deterjen, sabun cuci piring bisa menjadi kontaminan di dalam tanah. Semakin banyak limbah deterjen di dalam tanah, semakin kecil kemungkinan organisme pengurai bisa hidup di dalamnya.

3. Limbah radioaktif

Siapa yang tidak kenal dengan limbah beracun dan berbahaya ini? Beberapa bulan lalu, masyarakat Tangerang Selatan dihebohkan dengan penemuan limbah radioaktif dari BATAN. Limbah radioaktif yang dibuang di tanah bisa menyebabkan racun, baik untuk hewan, tumbuhan, dan manusia.

4. Limbah logam berat

Keberadaan logam berat seperti arsen, merkuri, krom di dalam tanah ternyata bisa menyebabkan tanah menjadi tidak fertil. Limbah seperti inilah yang menyebabkan pencemaran di daerah Lakardowo. Limbah logam berat biasanya dihasilkan oleh pabrik-pabrik pengolahan bahan beracun dan berbahaya. Tanpa memikirkan dampaknya, mereka sengaja membuang limbah ke tempat-tempat yang masih fertil, contohnya lahan pertanian.

5. Limbah plastik

Plastik merupakan salah satu ancaman besar bagi kesuburan tanah. Bayangkan saja, satu buah plastik baru bisa terurai sekitar 100 tahun. Bagaimana dengan jutaan plastik? Untuk itu, coba beralih ke kantong ramah lingkungan, misalnya kantong yang terbuat dari limbah daur ulang.

Dampak Pencemaran Tanah

Foto: Unsplash.com

Jika tanah sudah tercemar, dampak yang bisa ditimbulkan adalah sebagai berikut.

1. Mengurangi tingkat kesuburan

Tanah yang tercemar akan mengalami penurunan kesuburan. Jika hal ini dibiarkan secara terus menerus, maka tanah akan bersifat tidak fertil atau rusak. Akibatnya, tanah tidak bisa digunakan sebagai media untuk bercocok tanam. Tidak heran jika ada 20 juta hektar tanah yang telah ditinggalkan karena mengalami degradasi.

2. Memicu pencemaran lain

Pencemaran tanah bisa mengakibatkan pencemaran air dan udara. Bagaimana tidak, di tanah bagian bawah tersimpan cadangan air (air bawah tanah). Coba Quipperian bayangkan, apa jadinya jika tanah sudah tercemar? Sudah pasti air di bawahnya juga akan tercemar. Tidak hanya itu, gas-gas yang dihasilkan oleh pencemaran tanah akan dibuang ke udara sebagai polutan. Polutan ini mengakibatkan pencemaran udara.

3. Menyebabkan berbagai penyakit

Pencemaran tanah bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, misalnya diare, penyakit kronis jangka panjang, malnutrisi, kerusakan ginjal, hati, dan masih banyak lainnya. Wajar saja jika penduduk Lakardowo sering terserang penyakit, mengingat tanahnya sudah tercemar sedemikian parah.

4. Menurunkan kualitas hasil pertanian

Seperti halnya penduduk Lakardowo, pencemaran tanah bisa menyebabkan berbagai masalah pertanian. Salah satunya, sering gagal panen. Padi atau tanaman budidaya lain cepat menguning dan mengering. Hal itu disebabkan kurangnya nutrisi karena tanah semakin rusak akibat kontaminasi limbah.

5. Tanah bersifat toksik/beracun

Toksisitas tanah sangat berpengaruh pada kehidupan makhluk hidup di dalamnya. Tidak hanya itu, hasil pertanian dari tanah yang toksik bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti pada pembahasan sebelumnya.

Langkah-Langkah untuk Menanggulangi Pencemaran Tanah

Foto: Unsplash.com

Pencemaran tanah tentu tidak bisa dianggap sepele karena dampak yang ditimbulkan cukup signifikan. Oleh sebab itu, kita harus bahu membahu mengatasinya. Adapun langkah untuk mengatasi pencemaran tanah adalah sebagai berikut.

1. Teknik ekstraksi dan pemisahan

Langkah ini mungkin sulit dilakukan oleh individu, tapi tetap membutuhkan dukungan dari tiap penduduk. Teknik ini dikhususkan untuk menanggulangi pencemar berupa logam berat. Teknik ekstraksi dilakukan dengan cara mencampurkan minyak, tanah yang telah tercemar, dan pelarut organik. Reaksi ini memicu terlepasnya logam berat seperti kadmium, krom, arsen, dan logam berat lainnya dari tanah. 

2. Teknik penggunaan mikroba (bioremediasi)

Tanah yang sudah tercemar ternyata bisa dikembalikan ke kondisi asalnya menggunakan mikroba. Mikroba dikultur atau dikembangkan di laboratorium. Barulah dilepaskan ke tanah yang tercemar. Aktivitas enzim mikroba tersebut dapat mengubah struktur bahan pencemar menjadi tidak beracun. Contoh mikroba yang biasa digunakan adalah Pseudomonas.

4. Menggunakan pupuk ramah lingkungan

Penggunaan pupuk kimia bisa digantikan dengan pupuk kompos. Pupuk kompos adalah pupuk yang terbuat dari limbah organik seperti ampas tebu, sayuran basi, maupun bumbu dapur kadaluarsa. Penggunaan pupuk kompos memiliki dampak yang jauh lebih baik, misalnya menambah nutrisi di dalam tanah, mampu meningkatkan kualitas hasil pertanian, dan masih banyak lainnya.

5. Minimalisir penggunaan plastik

Keberadaan plastik bisa digantikan dengan tas dari kertas, kain, atau limbah daur ulang. Bawalah tas tersebut saat akan berbelanja, sehingga penggunaan plastik bisa diminimalisir. Jika semua penduduk sadar akan hal ini, pasti semakin sedikit limbah plastik yang dihasilkan.

Itulah pembahasan Quipper Blog tentang dampak pencemaran tanah. Semoga bermanfaat buat Quipperian. Jangan lupa untuk selalu menjaga kelestarian lingkungan sekitar dengan cara tidak mencemari lingkungan itu sendiri. Seperti kata FAO, be the solution of soil pollution. Untuk pembahasan lebih lanjut tentang dampak pencemaran tanah, silahkan gabung bersama Quipper Video. Salam Quipper!

sumber:https://www.quipper.com/id/blog/mapel/biologi/dampak-pencemaran-tanah-biologi-kelas-7/

Penulis: Eka Viandari



 

DEFINISI PENCEMARAN TANAH

Wednesday, February 16, 2022
0

SUMBER PENYEBAB DAN PENCEMARAN UDARA





 

 GIAT DLH

Penyebab dan dampak pencemaran udara yang paling utama selalu terkait dengan manusia. Manusia menjadi penyebab utama dan terbesar terjadinya pencemaran udara. Pun manusia pula yang merasakan dampak terburuk dari terjadinya pencemaran udara. Pencemaran udara merupakan salah satu kerusakan lingkungan, berupa penurunan kualitas udara karena masuknya unsur-unsur berbahaya ke dalam udara atau atmosfer bumi. Unsur-unsur berbahaya yang masuk ke dalam atmosfer tersebut bisa berupa karbon monoksida (CO), Nitrogen dioksida (No2), chlorofluorocarbon (CFC), sulfur dioksida (So2), Hidrokarbon (HC), Benda Partikulat, Timah (Pb), dan Carbon Diaoksida (CO2). Unsur-unsur tersebut bisa disebut juga sebagai polutan atau jenis-jenis bahan pencemar udara. Masuknya polutan  ke dalam atmosfer yang menjadikan terjadinya pencemaran udara bisa disebabkan dua faktor, yaitu faktor alam  faktor manusia. Penyebab pencemaran udara dari faktor adalah alam contohnya adalah aktifitas gunung berapi yang mengeluarkan abu dan gas vulkanik, kebakaran hutan, dan kegiatan mikroorganisme. Polutan yang dihasilkan biasanya berupa asap, debu, dan gas. Penyebab polusi udara yang kedua adalah faktor manusia dengan segala aktifitasnya. Berbagai kegiatan manusia yang dapat menghasilkan polutan antara lain :

  1. Pembakaran; Semisal pembakaran sampah, pembakaran pada kegiatan rumah tangga, kendaraan bermotor, dan kegiatan industri. Polutan yang dihasilkan antara lain asap, debu, grit (pasir halus), dan gas (CO dan NO).
  2. Proses peleburan; Semisal proses peleburan baja, pembuatan soda, semen, keramik, aspal. Polutan yang dihasilkannya meliputi debu, uap, dan gas.
  3. Pertambangan dan penggalian; Polutan yang dihasilkan terutama adalah debu.
  4. Proses pengolahan dan pemanasan; Semisal proses pengolahan makanan, daging, ikan, dan penyamakan. Polutan yang dihasilkan meliputi asap, debu, dan bau.
  5. Pembuangan limbah; baik limbah industri maupun limbah rumah tangga. Polutannya adalah gas H2S yang menimbulkan bau busuk.
  6. Proses kimia; Semisal pada pemurnian minyak bumi, pengolahan mineral, dan pembuatan keris. Polutan yang dihasilkan umunya berupa debu, uap dan gas.
  7. Proses pembangunan; Semisal pembangunan gedung-gedung, jalan dan kegiatan yang semacamnya. Polutannya seperti asap dan debu.
  8. Proses percobaan atom atau nuklir; Polutan yang dihasilkan terutama adalah gas dan debu radioaktif.

Di awal artikel sudah dituliskan bahwa manusia menjadi penyebab utama dan terbesar terjadinya pencemaran udara. Belum lagi jika kebakaran hutan, sebagai salah satu penyebab polusi udara terbesar, dimasukkan sebagai pencemaran udara yang disebabkan oleh manusia. Karena tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar kebakaran hutan dan lahan sengaja dilakukan oleh manusia .

sumber:https://dlh.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/sumber-penyebab-dan-pencemaran-udara-48

DEFINISI PENCEMARAN UDARA

DEFINISI PENCEMARAN AIR 


1. Pengertian Pencemaran Air atau Polusi Air

Air merupakan sumber daya terpenting bagi makhluk hidup. (Foto: Pexels - Pixabay)

Air merupakan sumber daya terpenting bagi makhluk hidup. (Foto: Pexels - Pixabay)

Air adalah salah satu sumber daya alam terpenting yang ada di dunia. Tanpa adanya air, tidak akan ada makhluk hidup yang dapat tumbuh dan bisa bertahan. Sekitar dua pertiga dari permukaan bumi adalah air. Bahkan tubuh manusia sendiri di dalamnya terdiri dari 70 persen air. Jumlah air yang terdapat di bumi tidak mengalami perubahan, air hanya mengalami perubahan bentuk dan perputaran yang bisa disebut sebagai siklus air.

Seperti yang tertuang pada NASA Climate Kids, siklus air adalah sebuah proses dimana air yang terdapat pada laut, sungai, danau, dan lainnya akan mengalami sebuah proses penguapan dan berubah menjadi uap air. Uap air tersebut akan mengalami proses kondensasi yang mengakibatkan air tersebut akan jatuh kembali ke bumi dalam bentuk hujan.

Dari siklus air itulah makhluk hidup bisa mendapatkan air bersih yang aman untuk dikonsumsi dan digunakan. NRDC menyebutkan bahwa terdapat salah satu permasalahan serius yang mengancam makhluk hidup yaitu pencemaran air. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan pencemaran air itu? Pencemaran air adalah sebuah kondisi dimana zat berbahaya, seperti bahan kimia atau mikroorganisme mengkontaminasi sungai, danau, laut, atau badan air lainnya dan menjadikannya beracun bagi makhluk hidup.

2. Penyebab Pencemaran Air

Membuang sampah sembarangan ke sungai merupakan salah satu penyebab terjadinya pencemaran air. (Foto: Freepik - jcomp)

Membuang sampah sembarangan ke sungai merupakan salah satu penyebab terjadinya pencemaran air. (Foto: Freepik - jcomp)

Seperti yang dikutip dari IBERDROLA, penyebab pencemaran air yang paling utama diakibatkan oleh campur tangan manusia yang tidak bertanggung jawab. Berikut ini adalah penjelasan 6 penyebab pencemaran air..

1. Pemanasan Global

Pemanasan global diakibatkan oleh meningkatnya emisi gas buang kendaraan bermotor merupakan salah satu penyebab terjadinya pencemaran air. Dampak pemanasan global yang paling berbahaya adalah dapat mempengaruhi suhu air secara global yang mengakibatkan turunnya kualitas air dengan cepat.

2. Penggundulan Hutan

Hutan memiliki peran yang sangat penting dalam siklus air. Salah satu peran dari hutan adalah menjadi penyaring air yang masuk ke dalam tanah. Hutan yang ditebang secara liar dan menjadi gundul mengakibatkan air akan langsung masuk ke dalam tanah tanpa melewati akar pohon yang dapat menyaring air hujan.

3. Perkembangan Industri, Agrikultur, dan Ternak Hewan

Dikutip dari Safe Water, hampir setiap industri memiliki limbah air yang berasal dari proses manufaktur. Limbah air tidak boleh dibuang secara langsung dan perlu melewati proses pendauran supaya limbah air menjadi aman dan tidak mencemari air yang ada di dalam tanah. Sungguh disayangkan, masih banyak sekali industri yang tidak melaksanakan pendauran air dan langsung melakukan membuang limbah air ke dalam tanah. Hal inilah yang menjadi penyebab terjadinya pencemaran air di dalam tanah.

4. Pembuangan Limbah Kimia

Limbah kimia yang dibuang ke sungai bisa menjadi penyebab terjadinya pencemaran air. Deterjen adalah salah satu limbah kimia rumah tangga yang sering terbuang ke sungai dan bisa mengakibatkan pencemaran air.

5. Tumpahan Bahan Bakar

Tumpahan bahan bakar yang berasal dari kilang minyak laut dan kapal tangki pembawa minyak yang mengalami kebocoran merupakan salah satu penyebab pencemaran air yang ada di laut.

6. Lalu Lintas Maritim

Lalu lintas maritim yang tinggi dapat mengakibatkan tingginya kadar polusi di dalam air.

3. Jenis-Jenis Pencemaran Air

Pencemaran air banyak diakibatkan oleh limbah rumah tangga. (Foto: Pexels - SHVETS Production)

Pencemaran air banyak diakibatkan oleh limbah rumah tangga. (Foto: Pexels - SHVETS Production)

Berdasarkan situs Ilmu Geografi, jenis pencemaran air dibagi menjadi 4 jenis, berikut ini adalah jenis-jenis pencemaran air yang perlu Anda ketahui:

1. Pencemaran Mikroorganisme

Pencemaran mikroorganisme adalah salah satu pencemaran yang bisa terjadi diakibatkan oleh mikroorganisme yang berkembang dengan cepat di dalam air. Ada banyak sekali mikroorganisme yang berada di dalam air, seperti fitoplankton, zooplankton, dan lain sebagainya. Dalam jumlah terbatas, mikroorganisme tersebut berfungsi untuk menjernihkan air. Apabila jumlahnya berlebihan, mikroorganisme akan mencemari air dan membuat air menjadi terlihat keruh.

2. Pencemaran Anorganik Nutrisi Tanaman

Penggunaan pupuk nitrogen dan fosfat pada tanaman memang terbukti ampuh untuk mencegah hama dan membuat tanaman menjadi tumbuh subur. Perlu diperhatikan bahwa penggunaan kedua jenis pupuk tersebut bisa memiliki dampak yang negatif bagi lingkungan. Pupuk yang larut ke dalam air akan sangat berbahaya bagi kemurnian air dan akan membuat air menjadi terkontaminasi oleh berbagai zat kimia berbahaya yang berasal dari pupuk tanaman. Supaya tidak mencemari air dan lingkungan, Anda bisa mengganti pupuk tersebut dan menggunakan pupuk organik untuk tanaman di rumah Anda.

3. Pencemaran Bahan Kimia Anorganik

Pencemaran bahan kimia anorganik terjadi diakibatkan oleh berbagai jenis bahan kimia yang digunakan oleh manusia. Bahan kimia anorganik yang bisa mengakibatkan pencemaran antara lain, seperti timbal, cadmium, dan merkuri yang terdapat pada baterai dan peralatan logam lainnya. Pencemaran air ini akan mengakibatkan rusaknya produksi berbagai jenis tanaman pangan.

4. Pencemaran Bahan Kimia Organik

Jenis pencemaran air yang terakhir adalah pencemaran bahan kimia organik. Bahan kimia organik yang dimaksud adalah, seperti pestisida, deterjen pembersih, minyak, dan plastik. Sampah plastik sangat berbahaya karena tidak dapat hancur di dalam air. Tidak hanya itu saja, banyak sekali hewan laut yang mengonsumsi plastik karena menganggapnya sebagai makanan.



4. Dampak Buruk Pencemaran Air

Kehilangan sumber air bersih adalah salah satu dampak buruk dari pencemaran air. (Foto: Pexels - Lisa)

Kehilangan sumber air bersih adalah salah satu dampak buruk dari pencemaran air. (Foto: Pexels - Lisa)

Pencemaran air memiliki dampak yang sangat buruk dan bisa menimbulkan berbagai jenis masalah pada kehidupan manusia dan lingkungan. Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya

1. Mempengaruhi Kesehatan Manusia

Berdasarkan studi ilmiah yang diterbitkan pada The Lancet, polusi air telah mengakibatkan setidaknya 1.8 juta kasus kematian manusia pada tahun 2015 lalu. Air yang terkontaminasi bisa mengakibatkan Anda terserang berbagai penyakit berbahaya, seperti kolera, giardia, diare, dan disentri.

2. Kerusakan Lingkungan

Polusi air dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan yang akan mempengaruhi seluruh aspek makhluk hidup yang ada di dalamnya. Sebagai contoh, pertumbuhan tanaman alga yang terlalu pesat akan mengurangi kandungan oksigen di dalam air yang bisa mengakibatkan kematian pada tanaman dan hewan yang ada di dalam air.

Polutan kimiawi yang terbuang ke dalam air memiliki kandungan yang berbahaya bagi hewan dan tanaman air. Dalam jumlah yang besar, polutan kimiawi akan mempengaruhi kemampuan bertahan hidup, bahkan mengurangi kemampuan bereproduksi makhluk hidup yang ada di dalam air.

Untuk menghindari dampak buruk pencemaran air, pilihlah lingkungan hunian yang memiliki air bersih. Lingkungan hunian yang bersih dan nyaman akan membuat Anda dan keluarga bisa hidup sehat dan terhindar dari berbagai penyakit berbahaya. Apabila Anda ingin tinggal di hunian yang sumber airnya bersih, cek hunian terjangkau di Bandung dengan kualitas air yang baik di sini

5. Apa Saja yang Termasuk Polutan Air?

Air limbah pabrik termasuk ke dalam salah satu jenis polutan air yang sangat berbahaya. (Foto: Freepik - Evening Tao)

Air limbah pabrik termasuk ke dalam salah satu jenis polutan air yang sangat berbahaya. (Foto: Freepik - Evening Tao)

Seperti yang dilansir dari Environment Law, terdapat beberapa polutan air berbahaya yang bisa mencemari badan air. Berikut ini adalah contohnya:

  • Air buangan atau air limbah merupakan polutan air terbesar yang berasal dari berbagai proses industri.
  • Polutan agrikultur, seperti kotoran hewan ternak, pestisida, dan pupuk tanaman.
  • Tumpahan minyak yang berasal dari kapal tanker yang karam dan kebocoran kilang minyak yang berada di laut.
  • Limbah radioaktif termasuk ke dalam salah satu jenis polutan air yang sangat berbahaya. Limbah radioaktif tersebut berasal dari pembangkit listrik tenaga nuklir, limbah radioaktif rumah sakit, dan berbagai limbah radioaktif hasil industri lainnya.

6. Indikator Polusi Air

Alat PH bisa digunakan untuk mengecek kondisi air. (Foto: Freepik - alexandarlittlewolf)

Alat PH bisa digunakan untuk mengecek kondisi air. (Foto: Freepik - alexandarlittlewolf)

Apabila Anda memiliki rencana untuk membeli sebuah rumah, salah satu hal yang bisa Anda lakukan adalah melakukan pemeriksaan polusi air tanah yang ada di dalamnya. Seperti yang tertulis pada Regional Aquatics Monitoring Program, terdapat beberapa indikator polusi air, seperti berikut ini:

  • Tahap pertama yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pemeriksaan pH atau tingkat keasaman air. Semakin kecil nilai pH maka air akan memiliki sifat asam, sedangkan air yang memiliki tingkat pH tinggi memiliki sifat basa. Seperti yang disebutkan oleh Environmental Protection Agency (EPA) di Amerika Serikat, rekomendasi tingkat pH air tanah yang aman untuk digunakan ada di kisaran pH 6,5 hingga pH 8,5.
  • Indikator polusi air selanjutnya bisa dilihat dari adanya perubahan warna, bau, dan rasa air. Air yang tidak terkontaminasi tidak memiliki warna atau terlihat bening, tidak memiliki bau, dan tidak memiliki rasa.
  • Air yang terkontaminasi akan memiliki suhu yang lebih tinggi dibandingkan dengan air yang masih. Kenaikan suhu air akan berakibat pada terganggunya makhluk hidup yang ada di dalamnya.
  • Salah satu tanda air yang terkontaminasi bisa dilihat dari meledaknya populasi alga yang ada di permukaan air. Populasi alga yang terlalu tinggi akan mengurangi kandungan oksigen di dalam air dan membuat makhluk hidup yang ada di dalam air sulit untuk mendapatkan oksigen dan bisa mengalami kematian.

Itulah pembahasan lengkap mengenai pencemaran air, penyebab, jenis, dan berbagai dampak buruknya bagi kehidupan. Jangan lupa untuk selalu turut serta menjaga kesehatan lingkungan dengan tidak membuang berbagai kotoran dan sampah ke dalam sungai dan badan air lainnya.


SUMBER;https://www.rumah.com/panduan-properti/pencemaran-air-55462

DEFINISI PENCEMARAN AIR

- Copyright © Natasya Putri - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -